Sheldon Adelson adalah Orang Sukses di Bisnis Casino

Letapecalifornia – Bila mendengar kata JUDI maka yang ada didalam pikiran kita adalah sesuatu hal yang negatif dan mengerikan, memang tidak dapat dipungkiri bahwa banyak berita mengenai Judi sebagai penyebab hancurnya kehidupan banyak orang. Akan tetapi bila kita mencoba untuk berfikir secara objektif serta berimbang, maka kita akan mendapatkan bahwa banyak juga orang yang menggantungkan hidupnya dari Judi. Bahkan tidak sedikit orang yang dapat meraih sukses dan kaya raya karena Judi, apakah bagi mereka Judi itu suatu yang negatif dan mengerikan juga? Jadi jelas bahwa Judi sama saja dengan hal lain, yang bisa membuat orang terpuruk atau sukses.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa keterpurukan atau kesuksesan seseorang bukan karena Judi atau hal yang lainnya, tetapi lebih disebabkan oleh orang itu sendiri! Menurut admin hal ini sangat menarik untuk dijadikan sebagai pokok pembahasan, oleh karena itu pada artikel kali ini dan beberapa artikel kedepan admin akan coba untuk membahas beberapa orang yang sukses di dalam dunia Judi. Seperti kita ketahui bersama bahwa dunia Judi sudah berkembang sangat pesat seiring dengan berkembangnya jaman dan teknologi, saat ini orang bisa bermain Judi tanpa harus mendatangi gedung casino tetapi melalui Casino Online yang sudah sangat marak belakangan ini.

Salah satu orang yang berhasil meraih kesuksesannya di dunia Judi adalah Sheldon Adelson, pria kelahiran 4 Agustus 1933 di Boston, Massachusetts – USA ini berhasil masuk dalam daftar orang terkaya versi majalah Forbes. Kesuksesan yang diraihnya tidak datang begitu saja, tetapi didapat dengan kerja keras pantang menyerah mulai dari NOL! Kehidupan saat kecilnya sangat sederhana dengan ayah seorang sopir taksi, sedangkan ibunya mengelola toko rajutan untuk bisa membantu perekonomian keluarga. Mereka hidup ditengah keluarga imigran yang kehidupannya sangatlah sederhana sekali, bahkan Adelson sewaktu kecil kerap tidur dilantai yang tentunya sangat dingin.

Keadaan tersebut tidak membuat Adelson putus asa, dia memutar otak dan mencari cara untuk dapat membantu keluarganya. Disaat usianya menginjak 12 tahun, Adelson nekat berbisnis koran dengan meminjam uang sebesar US$200 dari pamannya sebagai modal. Namun mau dikata apa, bisnis koran yang juga merupakan bisnis pertama Adelson mengalami kegagalan. Dia tidak putus asa dan tetap semangat, di usianya yang ke-16 tahun Adelson mencoba peruntungannya di bisnis vending machine permen. Tidak lama berselang dia juga melanjutkan studi di jurusan keuangan perusahaan di City College of New York, namun Adelson tidak menyelesaikan studinya tersebut.

Lagi-lagi Adelson tidak putus asa dan menyerah, dia membanting setir dengan menjadi reporter lalu bergabung masuk menjadi tentara. Sesudah masa baktinya di dalam ketentaraan selesai dia mencoba untuk memulai berbisnis lagi, kali ini Adelson mencoba bisnis alat perlengkapan untuk mandi dan semprotan kimia untuk pembersih kaca. Pada tahun 1960 Adelson memutuskan untuk kembali kekampung halamannya, karena dia merasa bisnisnya belum mendapatkan peningkatan. Ditahun yang sama dia mencoba untuk berinvestasi pada sebuah perusahaan bidang perjalanan, sekali lagi Adelson harus menelan pil pahit karena pasar saham jatuh dan menghabiskan uangnya.

Untuk kesekian kalinya Adelson tidak merasa putus asa dan pantang menyerah, di usianya yang sudah menginjak 30 tahun dia tanpa disengaja mendirikan sebuah pameran dagang. Pameran di bidang komputer itu diberinya nama COMDEX dan dia dirikan bersama dengan teman-temannya, ternyata pameran tersebut merupakan titik balik perjalanan hidup Adelson. Berkat kegigihannya, COMDEX berkembang menjadi salah satu dari sekian banyak pameran dagang yang paling besar di dunia di bidang komputer. Karena dinilai sukses maka pameran tersebut diselenggarakan tiap tahun di Las Vegas, sejak saat itu Adelson sudah mulai meraskan hasil jerih payahnya selama ini.

Karena merasa bisnisnya maju dengan pesat, maka pada tahun 1988 Adelson memutuskan untuk mengambil alih Sands Hotel dan Casino untuk melebarkan bisnisnya. Selang beberapa tahun dia pun melakukan ekspansi ke Macao – China, dengan mendapatkan lisensi untuk perluasan bisnis casino dari pemerintah China dengan mudah. Pada tahun 2007 tanpa membuang waktu Adelson mendirikan Venetian Macao, sebuah Resort Hotel dan Casino. Tanpa diduga sebelumnya bahwa bisnis Hotel dan Casino Adelson di Macao – China, ternyata bisa menandingi bahkan melampaui bisnisnya dibidang yang sama yaitu Resort Hotel dan Casino yang di Las Vegas – Amerika Serikat.

Adelson juga pandai dalam membaca peluang, itu dibuktikannya dengan melakukan penawaran perdana kepada umum saham dari perusahaannya pada Desember 2004. Dari hasil IPO tersebut berhasil membuat Adelson masuk kedalam daftar orang paling kaya di dunia, dengan total jumlah kekayaan mencapai 206 Triliun rupiah. Berdasarkan data yang dilansir Forbes tanggal 14 Oktober 2020, total kekayaan Adelson sudah mencapai 440 Triliun Rupiah sehingga membuatnya berada diperingkat ke-28 sebagai miliarder di tahun 2020. Adelson dikenal juga sebagai sosok orang yang sering melakukan kegiatan filantropi atau amal, seperti mendirikan sebuah perguruan tinggi.

Demikianlah sejarah perjalanan singkat dari Sheldon Adelson, seorang yang selalu berjuang untuk kehidupannya yang lebih baik tanpa mengenal putus asa. Sehingga akhirnya dia mendapat buah yang manis dari hasil jerih payahnya sejak kecil, dengan sukses menjadi salah satu orang terkaya di dunia melalui bisnis Hotel dan Casino miliknya. Admin harap artikel ini dapat berguna bagi kita semua, setidaknya sebagai motivasi untuk kita agar tidak cepat putus asa dalam melakukan usaha di bidang apapun. Pada artikel selanjutnya admin akan membahas orang sukses lainnya di dunia judi casino, di situs agen judi online Letapecalifornia yang memiliki lisensi Resmi dari SBOBET.

 

© LETAPECALIFORNIA.COM, 2021. All rights reserved.

bank-01-1.png

COPYRIGHT © LETAPECALIFORNIA.COM 2021